Model
pembelajaran kuliah sangat berbeda dengan tingkatan sekolah sebelumnya. Tentunya
kebanyakan mahasiswa baru (Maba) terkejut dengan metode kuliah yang sangat
menerapkan student centre learning. Mahasiswa dituntut aktif, sedangkan
dosen hanya bertugas mendampingi. Metode presentasi, diskusi dan tanya jawab
sudah menjadi santapan sehari-hari. Makalah-makalah pun sering menumpuk setiap
semester. Seiring berjalannya semester makalah pun bertumpuk, sebagian berdebu
dan lainnya sudah tidak ada. Tinggal file-file di laptop dan pasti tidak
pernah terbesit untuk membuka kembali materi dan pelajaran yang telah lalu.
Sebuah
terobosan metode baru diutarakan dosen mata kuliah Sejarah Pendidikan Islam
saya kala itu, Zakki Fuad. Zakki meminta agar setiap mahasiswanya membuat draft
materi-materi sesuai dengan silabi kemudian membukukannya. Setelah itu mahasiswanya
dibebaskan dari membuat makalah. Tim editor dan sampul pun ditunjuk, saya pun
kebagian jatah edit, karena latar belakang saya yang mengikuti pers mahasiswa.
Metode
menyusun buku ini, saya nilai sangat efektif. Selain materi yang sudah ditulis
tidak akan pernah hilang atau terlupakan. Buku pun akan tetap bermanfaat dan
tidak lekang oleh waktu.
Dalam buku Sejarah Pendidikan Islam termuat 7 bab utama, Sejaran Pendidikan Islam, Sejarah
Pendidikan Islam masa Rasulullah hingga Daulah Abasiyah, Masa Kejayaan
Pendidikan Islam, Kemunduran Pendidikan Islam, Masuknya Islam di Indonesia,
Pendidikan Islam pada Masa Kerajaan, dan Periodesisasi Pendidikan Islam di
Indonesia. Dengan mengambil tiga sejarah latar belakang utama yakni pendidikan
pada zaman Rasulullah, Daulah Muawiyah, Daulah Abbasiyah dan Indonesia. Menurut
saya buku ini cukup berbobot karena memiliki refrensi dari beberapa buku.
Setiap sub bab
sudah dikategorikan dengan baik, pembahasannya runtut dan lengkap. Hanya ada
beberapa materi yang terulang kembali karena kemiripan sub judul pada materi
kemunduran Islam.
Mempelajari
sejarah sangat penting agar kita memahami secara rinci perjuangan pendahulu
kita. Perjuangan penegakkan pendidikan sejak zaman Rasulullah hingga sekarang.
Kenyataan bahwa bangsa Islam pernah berjaya dan mengungguli bangsa Eropa pada
masa dinasti Abasiyyah. Sejarah telah mencatat para tokoh filsuf, ahli
astronom, ahli kedokteran, matematika dari umat Islam. Tidak dapat dipungkiri
bila kebangkitan bangsa Eropa dari Dark of Extinction berkat sumbangsih
dan pemikiran dari tokoh Islam.
Dalam buku ini
kita juga tahu sebab-sebab kemunduran umat Islam. Dari mulai perdebatan ahli
Kuffah dan Basrah, kesenjangan antara penguasa dan penduduknya, perang salib, dan
puncaknya serangan dari bangsa Mongol yang membunuh para ulama dan membakar kitab-kitab.
Sayangnya
karena para penulis pada saat itu masih semester 2 (tahun 2016) jadi kemampuan
menulis masih ala kadarnya. Ada bayak kesalahan ejaan, dan kemampuan
menganalisa yang masih kurang tajam dan terlalu mengikuti isi buku tanpa
menyertakan opini dan pendapat pribadi. Buku ini pun masih belum ber-ISBN.
Alangkah baiknya bila metode ini diadopsi dan dikembangkan dengan kemasan yang
lebih baik dan bisa dinikmati oleh masyarakat umum.




Post a Comment